Ambillah waktu untuk berfikir, itu adalah sumber kekuatan.
Ambillah waktu untuk bermain, itu adalah rahsia dari masa muda yang abadi.
Ambillah waktu untuk berdoa, itu adalah sumber ketenangan.
Ambillah waktu untuk belajar, itu adalah sumber kebijaksanaan.
Ambillah waktu untuk mencintai dan dicintai, itu adalah hak istimewa yang diberikan Tuhan.
Ambillah waktu untuk bersahabat, itu adalah jalan menuju kebahagiaan.
Ambillah waktu untuk tertawa, itu adalah musik yang menggetarkan hati.
Ambillah waktu untuk memberi, itu adalah membuat hidup terasa bererti.
Ambillah waktu untuk bekerja, itu adalah nilai keberhasilan.
Ambillah waktu untuk beramal, itu adalah kunci menuju syurgaTertariklah kepada seseorang yang dapat membuatmu tersenyum, kerna hanya senyum yang dapat membuat hari-hari yang gelap menjadi cerah
Rabu, 02 Februari 2011
PERJALANAN
hidup ini terkadang tak bisa kita tebak,.,
terkadang bahagia trkadang menyakitkan,.,,.
tp mengapa kepahitan yg lebih kita rasakn di banding kan dengan kebahagiaan.,.,.,????
qu ingin sekali merasakan kebahagian yg seutuh'a tp mengapa selalu k pahitan yg datang menimpah ku,.,
apa salh ku apa dosa ku sehinnga semua'a menjadi seperti ni,.
andai ku bisa bicara kpd malaikat ku akan brta'a kpd'a kapan kah nyawa ku kan d cabut,.
agar ku bisa bersiap2 utk menuju k hidupan dan kebahagiaan yang kekal.,.
ya allah tunjukan lah jln lurus mu dlm setiap langkah qu agar qu bisa mendapatkan k bahagian saat ini dan pada saat kehidupan yg kekeal.,.,
terkadang bahagia trkadang menyakitkan,.,,.
tp mengapa kepahitan yg lebih kita rasakn di banding kan dengan kebahagiaan.,.,.,????
qu ingin sekali merasakan kebahagian yg seutuh'a tp mengapa selalu k pahitan yg datang menimpah ku,.,
apa salh ku apa dosa ku sehinnga semua'a menjadi seperti ni,.
andai ku bisa bicara kpd malaikat ku akan brta'a kpd'a kapan kah nyawa ku kan d cabut,.
agar ku bisa bersiap2 utk menuju k hidupan dan kebahagiaan yang kekal.,.
ya allah tunjukan lah jln lurus mu dlm setiap langkah qu agar qu bisa mendapatkan k bahagian saat ini dan pada saat kehidupan yg kekeal.,.,
Rabu, 08 Desember 2010
Puisi kahlil Gibran
Cinta
Kahlil Gibran
kenapa kita menutup mata ketika kita tidur?
ketika kita menangis?
ketika kita membayangkan?
itu karena hal terindah di dunia tdk terlihat
ketika kita menemukan seseorang yang
keunikannya sejalan dengan kita, kita bergabung
dengannya dan jatuh ke dalam suatu keanehan
serupa yang dinamakan cinta.
Ada hal2 yang tidak ingin kita lepaskan,
seseorang yang tidak ingin kita tinggalkan,
tapi melepaskan bukan akhir dari dunia,
melainkan suatu awal kehidupan baru,
kebahagiaan ada untuk mereka yang tersakiti,
mereka yang telah dan tengah mencari dan
mereka yang telah mencoba.
karena merekalah yang bisa menghargai betapa
pentingnya orang yang telah menyentuh kehidupan
mereka.
Cinta yang sebenarnya adalah ketika kamu
menitikan air mata dan masih peduli terhadapnya,
adalah ketika dia tidak memperdulikanmu dan
kamu masih menunggunya dengan setia.
Adalah ketika di mulai mencintai orang lain dan
kamu masih bisa tersenyum dan berkata
” aku turut berbahagia untukmu ”
Apabila cinta tidak bertemu bebaskan dirimu,
biarkan hatimu kembalike alam bebas lagi.
kau mungkin menyadari, bahwa kamu menemukan
cinta dan kehilangannya, tapi ketika cinta itu mati
kamu tidak perlu mati bersama cinta itu.
Orang yang bahagia bukanlah mereka yang selalu
mendapatkan keinginannya, melainkan mereka
yang tetap bangkit ketika mereka jatuh, entah
bagaimana dalam perjalanan kehidupan.
kamu belajar lebih banyak tentang dirimu sendiri
dan menyadari bahwa penyesalan tidak
seharusnya ada, cintamu akan tetap di hatinya
sebagai penghargaan abadi atas pilihan2 hidup
yang telah kau buat.
Teman sejati, mengerti ketika kamu berkata ” aku
lupa ….”
menunggu selamanya ketika kamu berkata ”
tunggu sebentar ”
tetap tinggal ketika kamu berkata ” tinggalkan aku
sendiri ”
mebuka pintu meski kamu belum mengetuk dan
belum berkata ” bolehkah saya masuk ? ”
mencintai juga bukanlah bagaimana kamu
melupakan dia bila ia berbuat kesalahan,
melainkan bagaimana kamu memaafkan.
Bukanlah bagaimana kamu mendengarkan,
melainkan bagaimana kamu mengerti.
bukanlah apa yang kamu lihat, melainkan apa
yang kamu rasa,
bukanlah bagaimana kamu melepaskan melainkan
bagaimana kamu bertahan.
Mungkin akan tiba saatnya di mana kamu harus
berhenti mencintai seseorang, bukan karena orang
itu berhenti mencintai kita melainkan karena kita
menyadari bahwa orang iu akan lebih berbahagia
apabila kita melepaskannya.
kadangkala, orang yang paling mencintaimu adalah
orang yang tak pernah menyatakan cinta
kepadamu, karena takut kau berpaling dan
memberi jarak, dan bila suatu saat pergi, kau akan
menyadari bahwa dia adalah cinta yang tak kau
sadari
ketika kita menangis?
ketika kita membayangkan?
itu karena hal terindah di dunia tdk terlihat
ketika kita menemukan seseorang yang
keunikannya sejalan dengan kita, kita bergabung
dengannya dan jatuh ke dalam suatu keanehan
serupa yang dinamakan cinta.
Ada hal2 yang tidak ingin kita lepaskan,
seseorang yang tidak ingin kita tinggalkan,
tapi melepaskan bukan akhir dari dunia,
melainkan suatu awal kehidupan baru,
kebahagiaan ada untuk mereka yang tersakiti,
mereka yang telah dan tengah mencari dan
mereka yang telah mencoba.
karena merekalah yang bisa menghargai betapa
pentingnya orang yang telah menyentuh kehidupan
mereka.
Cinta yang sebenarnya adalah ketika kamu
menitikan air mata dan masih peduli terhadapnya,
adalah ketika dia tidak memperdulikanmu dan
kamu masih menunggunya dengan setia.
Adalah ketika di mulai mencintai orang lain dan
kamu masih bisa tersenyum dan berkata
” aku turut berbahagia untukmu ”
Apabila cinta tidak bertemu bebaskan dirimu,
biarkan hatimu kembalike alam bebas lagi.
kau mungkin menyadari, bahwa kamu menemukan
cinta dan kehilangannya, tapi ketika cinta itu mati
kamu tidak perlu mati bersama cinta itu.
Orang yang bahagia bukanlah mereka yang selalu
mendapatkan keinginannya, melainkan mereka
yang tetap bangkit ketika mereka jatuh, entah
bagaimana dalam perjalanan kehidupan.
kamu belajar lebih banyak tentang dirimu sendiri
dan menyadari bahwa penyesalan tidak
seharusnya ada, cintamu akan tetap di hatinya
sebagai penghargaan abadi atas pilihan2 hidup
yang telah kau buat.
Teman sejati, mengerti ketika kamu berkata ” aku
lupa ….”
menunggu selamanya ketika kamu berkata ”
tunggu sebentar ”
tetap tinggal ketika kamu berkata ” tinggalkan aku
sendiri ”
mebuka pintu meski kamu belum mengetuk dan
belum berkata ” bolehkah saya masuk ? ”
mencintai juga bukanlah bagaimana kamu
melupakan dia bila ia berbuat kesalahan,
melainkan bagaimana kamu memaafkan.
Bukanlah bagaimana kamu mendengarkan,
melainkan bagaimana kamu mengerti.
bukanlah apa yang kamu lihat, melainkan apa
yang kamu rasa,
bukanlah bagaimana kamu melepaskan melainkan
bagaimana kamu bertahan.
Mungkin akan tiba saatnya di mana kamu harus
berhenti mencintai seseorang, bukan karena orang
itu berhenti mencintai kita melainkan karena kita
menyadari bahwa orang iu akan lebih berbahagia
apabila kita melepaskannya.
kadangkala, orang yang paling mencintaimu adalah
orang yang tak pernah menyatakan cinta
kepadamu, karena takut kau berpaling dan
memberi jarak, dan bila suatu saat pergi, kau akan
menyadari bahwa dia adalah cinta yang tak kau
sadari
Jumat, 26 November 2010
Puisi Chairil Anwar.....
YANG TERAMPAS DAN YANG PUTUS
kelam dan angin lalu mempesiang diriku,
menggigir juga ruang di mana dia yang kuingin,
malam tambah merasuk, rimba jadi semati tugu
di Karet, di Karet (daerahku y.a.d) sampai juga deru dingin
aku berbenah dalam kamar, dalam diriku jika kau datang
dan aku bisa lagi lepaskan kisah baru padamu;
tapi kini hanya tangan yang bergerak lantang
tubuhku diam dan sendiri, cerita dan peristiwa berlalu beku
CINTAKU JAUH DI PULAU
Cintaku jauh di pulau,
gadis manis, sekarang iseng sendiri
Perahu melancar, bulan memancar,
di leher kukalungkan ole-ole buat si pacar.
angin membantu, laut terang, tapi terasa
aku tidak 'kan sampai padanya.
Di air yang tenang, di angin mendayu,
di perasaan penghabisan segala melaju
Ajal bertakhta, sambil berkata:
"Tujukan perahu ke pangkuanku saja,"
Amboi! Jalan sudah bertahun ku tempuh!
Perahu yang bersama 'kan merapuh!
Mengapa Ajal memanggil dulu
Sebelum sempat berpeluk dengan cintaku?!
Manisku jauh di pulau,
kalau 'ku mati, dia mati iseng sendiri.
kelam dan angin lalu mempesiang diriku,
menggigir juga ruang di mana dia yang kuingin,
malam tambah merasuk, rimba jadi semati tugu
di Karet, di Karet (daerahku y.a.d) sampai juga deru dingin
aku berbenah dalam kamar, dalam diriku jika kau datang
dan aku bisa lagi lepaskan kisah baru padamu;
tapi kini hanya tangan yang bergerak lantang
tubuhku diam dan sendiri, cerita dan peristiwa berlalu beku
CINTAKU JAUH DI PULAU
Cintaku jauh di pulau,
gadis manis, sekarang iseng sendiri
Perahu melancar, bulan memancar,
di leher kukalungkan ole-ole buat si pacar.
angin membantu, laut terang, tapi terasa
aku tidak 'kan sampai padanya.
Di air yang tenang, di angin mendayu,
di perasaan penghabisan segala melaju
Ajal bertakhta, sambil berkata:
"Tujukan perahu ke pangkuanku saja,"
Amboi! Jalan sudah bertahun ku tempuh!
Perahu yang bersama 'kan merapuh!
Mengapa Ajal memanggil dulu
Sebelum sempat berpeluk dengan cintaku?!
Manisku jauh di pulau,
kalau 'ku mati, dia mati iseng sendiri.
puisi Chairil Anwar.....
PRAJURIT JAGA MALAM
Waktu jalan. Aku tidak tahu apa nasib waktu ?
Pemuda-pemuda yang lincah yang tua-tua keras,
bermata tajam
Mimpinya kemerdekaan bintang-bintangnya
kepastian
ada di sisiku selama menjaga daerah mati ini
Aku suka pada mereka yang berani hidup
Aku suka pada mereka yang masuk menemu malam
Malam yang berwangi mimpi, terlucut debu......
Waktu jalan. Aku tidak tahu apa nasib waktu !
DOA
kepada pemeluk teguh
Tuhanku
Dalam termangu
Aku masih menyebut namamu
Biar susah sungguh
mengingat Kau penuh seluruh
cayaMu panas suci
tinggal kerdip lilin di kelam sunyi
Tuhanku
aku hilang bentuk
remuk
Tuhanku
aku mengembara di negeri asing
Tuhanku
di pintuMu aku mengetuk
aku tidak bisa berpaling
SAJAK PUTIH
Bersandar pada tari warna pelangi
Kau depanku bertudung sutra senja
Di hitam matamu kembang mawar dan melati
Harum rambutmu mengalun bergelut senda
Sepi menyanyi, malam dalam mendoa tiba
Meriak muka air kolam jiwa
Dan dalam dadaku memerdu lagu
Menarik menari seluruh aku
Hidup dari hidupku, pintu terbuka
Selama matamu bagiku menengadah
Selama kau darah mengalir dari luka
Antara kita Mati datang tidak membelah...
Waktu jalan. Aku tidak tahu apa nasib waktu ?
Pemuda-pemuda yang lincah yang tua-tua keras,
bermata tajam
Mimpinya kemerdekaan bintang-bintangnya
kepastian
ada di sisiku selama menjaga daerah mati ini
Aku suka pada mereka yang berani hidup
Aku suka pada mereka yang masuk menemu malam
Malam yang berwangi mimpi, terlucut debu......
Waktu jalan. Aku tidak tahu apa nasib waktu !
DOA
kepada pemeluk teguh
Tuhanku
Dalam termangu
Aku masih menyebut namamu
Biar susah sungguh
mengingat Kau penuh seluruh
cayaMu panas suci
tinggal kerdip lilin di kelam sunyi
Tuhanku
aku hilang bentuk
remuk
Tuhanku
aku mengembara di negeri asing
Tuhanku
di pintuMu aku mengetuk
aku tidak bisa berpaling
SAJAK PUTIH
Bersandar pada tari warna pelangi
Kau depanku bertudung sutra senja
Di hitam matamu kembang mawar dan melati
Harum rambutmu mengalun bergelut senda
Sepi menyanyi, malam dalam mendoa tiba
Meriak muka air kolam jiwa
Dan dalam dadaku memerdu lagu
Menarik menari seluruh aku
Hidup dari hidupku, pintu terbuka
Selama matamu bagiku menengadah
Selama kau darah mengalir dari luka
Antara kita Mati datang tidak membelah...
Rabu, 24 November 2010
TERJEMAHAN HIZB IMAM NAWAWI
Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang.
Dengan nama Allah, Allah Maha Besar. Aku ucapkan atas diriku, atas agamaku, atas keluargaku, atas putra-putriku, atas hartaku, atas sahabat-sahabatku, atas agama mereka dan atas harta benda mereka beribu-ribu “la haula walaa quwwata illa billah (tiada daya dan upaya melainkan dengan [daya dan kekuatan] Allah Yang Maha Tinggi lagi Maha Agung. Dengan nama Allah, Allah Maha Besar, Allah Maha Besar. Aku ucapkan atas diriku, atas agamaku, atas keluargaku, atas putra-putriku, atas hartaku, atas sahabat-sahabatku, atas agama mereka dan atas harta benda mereka beribu-ribu “la haula walaa quwwata illa billah (tiada daya dan upaya melainkan dengan [daya dan kekuatan] Allah Yang Maha Tinggi lagi Maha Agung. Dengan nama Allah, Allah Maha Besar, Allah Maha Besar, Allah Maha Besar. Aku ucapkan atas diriku, atas agamaku, atas keluargaku, atas putra-putriku, atas hartaku, atas sahabat-sahabatku, atas agama mereka dan atas harta benda mereka beribu-ribu “la haula walaa quwwata illa billah (tiada daya dan upaya melainkan dengan [daya dan kekuatan] Allah Yang Maha Tinggi lagi Maha Agung.
Dengan nama Allah, dengan [kekuatan] Allah, dari Allah, kepada Allah, atas Allah, dan di [jalan] Allah, tiada daya dan upaya melainkan dengan [daya dan kekuatan] Allah Yang Maha Tinggi lagi Maha Agung.
Bismillah (dengan nama Allah) atas agamaku, atas diriku, dan atas anak-anakku. Bismillah (dengan nama Allah) atas hartaku dan atas keluargaku. Bismillah (dengan nama Allah) atas segala sesuatu yang Tuhanku berikan kepadaku. Dengan nama Allah, Tuhan tujuh langit, Tuhan tujuh bumi, dan Tuhan Arasy yang agung. Dengan nama Allah, [Tuhan] Yang dengan nama-Nya tiada sesuatupun yang membahayakan di bumi dan di langit dan Dialah [Tuhan] Yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui. (3x). Dengan nama Allah, sebaik-baik nama di bumi dan di langit. Dengan nama Allah, aku mulai [segala urusan] dan dengannya pula aku akhiri.
Allah, Allah, Allah, Allah Tuhanku; aku tidak menyekutukan-Nya dengan sesuatu. Allah, Allah, Allah, Allah Tuhanku; tiada Tuhan selain Allah. Allah Maha Perkasa, Maha Agung, dan Maha Besar dari apa yang aku takuti dan aku khawatirkan. Kepada-Mu, ya Allah, aku berlindung dari keburukan diriku, dari keburukan, selainku, dan dari keburukan yang Tuhanku ciptakan dan [Allah] terlepas dan terbebas [dari berbuat keburukan].
Dengan nama Allah, Allah Maha Besar. Aku ucapkan atas diriku, atas agamaku, atas keluargaku, atas putra-putriku, atas hartaku, atas sahabat-sahabatku, atas agama mereka dan atas harta benda mereka beribu-ribu “la haula walaa quwwata illa billah (tiada daya dan upaya melainkan dengan [daya dan kekuatan] Allah Yang Maha Tinggi lagi Maha Agung. Dengan nama Allah, Allah Maha Besar, Allah Maha Besar. Aku ucapkan atas diriku, atas agamaku, atas keluargaku, atas putra-putriku, atas hartaku, atas sahabat-sahabatku, atas agama mereka dan atas harta benda mereka beribu-ribu “la haula walaa quwwata illa billah (tiada daya dan upaya melainkan dengan [daya dan kekuatan] Allah Yang Maha Tinggi lagi Maha Agung. Dengan nama Allah, Allah Maha Besar, Allah Maha Besar, Allah Maha Besar. Aku ucapkan atas diriku, atas agamaku, atas keluargaku, atas putra-putriku, atas hartaku, atas sahabat-sahabatku, atas agama mereka dan atas harta benda mereka beribu-ribu “la haula walaa quwwata illa billah (tiada daya dan upaya melainkan dengan [daya dan kekuatan] Allah Yang Maha Tinggi lagi Maha Agung.
Dengan nama Allah, dengan [kekuatan] Allah, dari Allah, kepada Allah, atas Allah, dan di [jalan] Allah, tiada daya dan upaya melainkan dengan [daya dan kekuatan] Allah Yang Maha Tinggi lagi Maha Agung.
Bismillah (dengan nama Allah) atas agamaku, atas diriku, dan atas anak-anakku. Bismillah (dengan nama Allah) atas hartaku dan atas keluargaku. Bismillah (dengan nama Allah) atas segala sesuatu yang Tuhanku berikan kepadaku. Dengan nama Allah, Tuhan tujuh langit, Tuhan tujuh bumi, dan Tuhan Arasy yang agung. Dengan nama Allah, [Tuhan] Yang dengan nama-Nya tiada sesuatupun yang membahayakan di bumi dan di langit dan Dialah [Tuhan] Yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui. (3x). Dengan nama Allah, sebaik-baik nama di bumi dan di langit. Dengan nama Allah, aku mulai [segala urusan] dan dengannya pula aku akhiri.
Allah, Allah, Allah, Allah Tuhanku; aku tidak menyekutukan-Nya dengan sesuatu. Allah, Allah, Allah, Allah Tuhanku; tiada Tuhan selain Allah. Allah Maha Perkasa, Maha Agung, dan Maha Besar dari apa yang aku takuti dan aku khawatirkan. Kepada-Mu, ya Allah, aku berlindung dari keburukan diriku, dari keburukan, selainku, dan dari keburukan yang Tuhanku ciptakan dan [Allah] terlepas dan terbebas [dari berbuat keburukan].
Langganan:
Komentar (Atom)
